Pendampingan Vaksinasi Warga Ambarawa di GOR Pandanaran Wujil

Pendampingan Vaksinasi Warga Ambarawa di GOR Pandanaran Wujil

Forkompincam Ambarawa melakukan pendampingan, menyiapkan transportasi dan akomodasi kegiatan vaksinasi warga Ambarawa yang terdiri dari lansia, tenaga pendidik, petugas pelayanan dan perangkat desa/kelurahan. Sebanyak 26 orang setiap harinya dari tanggal 20 – 26 Juni 2021 dari wilayah Kecamatan Ambarawa menjalani vaksinasi di Gedung Olahraga (GOR) Pandanaran, Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang.

Pelayanan vaksinasi dilaksanakan di luar fasilitas kesehatan karena alasan efektifitas. Namun kegiatan ini tetap memenuhi persyaratan seperti penyediaan emergency room dan mobil ambulans stand by.

Tujuan dilaksanakannya program vaksinasi adalah untuk mengurangi transmisi/penularan Covid-19, menurunkan angka kematian atau kesakitan, mencapai kekebalan kelompok (herd Immunity), dan melindungi masyarakat agar tetap produktif secara sosial ekonomi.

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, masyarakat diminta tidak hanya mengandalkan satu intervensi kesehatan saja. Upaya vaksinasi yang dilakukan saat ini, tidak semata-mata menjadi satu-satunya upaya melindungi masyarakat dari penularan Covid-19. Vaksinasi tidak akan berhasil apabila tidak diimbangi dengan protokol kesehatan.

Untuk itu selama belum tercapai kekebalan komunitas atau herd immunity, maka pencegahan paling efektif adalah kepatuhan protokol kesehatan oleh seluruh individu. Langkah penanganan pandemi Covid-19 tidak bisa dilakukan secara tunggal, harus komprehensif dengan melibatkan protokol kesehatan yang ketat demi menekan lebih banyak jumlah orang yang terinfeksi.

Diharapkan juga kepada seluruh masyarakat, walaupun sudah divaksinasi, harus tetap mematuhi protokol kesehatan 5M, yakni dengan mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, memakai masker dengan baik dan benar, menjaga jarak minimal 2 meter, membatasi mobilitas dan interaksi serta menjauhi kerumunan. Karena vaksin bukanlah obat dan vaksin merupakan salah satu cara untuk bisa mengendalikan pandemi Covid-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *